Thursday, 24 January 2008

Tiga Jam Saja! Memahami Islam dengan Manga.



Penulis : Haji Ahmad Suzuki
Bahasa : Jepang
Cetakan Pertama : Desember 2002
Harga : 1575 yen
Penerbit : Azka (明日香出版社)

Buku ini ditulis oleh muslim Jepang lulusan Universitas Al Azhar, Mesir. Karya ini mengupas islam dari dalam, bukan seperti kebanyakan buku tentang islam yang beredar di Jepang, dengan gamblang dan mudah dimengerti. Sebagian besar yang ditulis adalah mengenai dasar-dasar dalam islam untuk orang awam. Polesan gambar manga menambah daya tarik tersendiri buku ini. Jepang geetho loh, manga dunk!


Buku ini dibagi menjadi 6 bab sebagai berikut :
1. Kosakata Dasar untuk memahami Islam
2. Awal Mula Islam
3. Pengetahuan tentang Islam
4. Sejarah Islam
5. Posisi Islam Abad 21
6. Kehidupan Islam Masa Kini


Haji Ahmad Suzuki juga telah menulis beberapa buku tentang islam, semuanya dalam bahasa Jepang (ya iya lahhh). Salah satu komentar terhadap tulisannya yang saya baca : "Saya percaya tak ada seorang pun yang bisa menjelaskan islam dengan begitu mudah untuk dipahami selain Haji Ahmad Suzuki." Dalam setiap goresan penanya bisa dirasakan keinginan yang sangat kuat untuk menyampaikan islam kepada lebih banyak orang. Kelebihan karyanya adalah pemilihan kata-kata yang menyejukkan hati, dan proses menelurkan pengetahuan yang ada dalam dirinya dalam rangkaian kata yang cerdas hingga menetas menjadi buku yang mendidik dan mencerahkan.



[Tentang Penulis]


Nama Asli : Suzuki Hiroshi (鈴木 紘司)


Lahir di Tokyo tahun 1941. Setelah tamat dari Universitas Al Azhar, tahun 1969 beliau bekerja di Kedubes Jepang untuk Arab Saudi. Pernah masuk ke Perusahaan Perdagangan Sumitomo, berkeliling di negara-negara islam, menjadi konsultan ekonomi pemerintah otonomi Mindanao juga sebagai konsultan tetap di Arabic Institute di Hiroo. Sekarang aktif menjadi penerjemah bahasa Arab NHK sekaligus dosen di Universitas Toyo(東洋大学).


***


Ketertarikanku dengan buku ini dipacu untuk menambah vocab dalam bahasa Jepang mengenai islam. Tahun ini menjadi tahun ke-4 ku di Jepang, namun aku belum bisa menjelaskan tentang islam dengan baik. Seringkali orang Jepang bertanya : Kenapa tidak makan babi? Kenapa harus sembahyang 5 kali sehari? Kenapa mau puasa sebulan penuh? Orang islam bisa punya 4 istri yah?


Sayangnya aku belum bisa menjawab secara memuaskan (untuk diri sendiri) pertanyaan-pertanyaan di atas. Aku tak tahu apa bahasa Jepangnya Idul fitri dan Idul Adha, aku belum pernah tahu sebelumnya kalau ada bahasa Jepang untuk rukun iman dan islam, haji, dan istilah-istilah yang sulit aku jelaskan kepada orang Jepang. Dalam buku ini tercantum istilah-istilah yang mungkin tak akan pernah dipelajari di Sekolah Bahasa Jepang. Meski terbit lebih dari 5 tahun lalu, aku baru tahu beberapa hari yang lalu. Mungkin sudah diatur oleh yang di atas agar bisa dibaca saat kemampuan bahasa Jepangku cukup.


Aha! Siapa tahu aku bisa menyusun kamus islam Indonesia-Jepang setelah menguasai bahasa.




2 comments:

anak pulau said...

Wah, boleh nih bukunya. Soalnya ada aja orang Jepang yang penasaran dgn Islam tapi gw gak bisa menjelaskan dengan baik dan benar.

Kujaku said...

Beli dong! Beberapa bulan lagi pindah ke pulau yang lebih besar khan? huehuehue.

fyi, ada yang jual bekas.