Tuesday, 20 July 2010

Evaluasi semesteran

tak terasa sudah satu semester berlalu di 2010. Salah satu kebaikan menuliskan resolusi di awal tahun adalah bisa dievaluasi sejauh mana peningkatan kualitas diri dan target pribadi yang terraih. Well, menjelang penghujung semester pertama tahap master, di tengah musim panas yang menyengat, evaluasi 6 bulan perdana 2010 siap dilaksanakan.

berikut resolusi 2010 yang saya tulis di penghujung tahun 2009.

1. Lulus
2. Menyelesaikan novel
3. Nambah hafalan. Errmm.... 1 juz kebanyakan gak yah? kurang?
4. Menabung buat nikah.
5. Nikah. (Uhm, harus disiapkan neeh +_+)
6. Cicilan rumah lunas.
7. Germany.
8. Terbiasa menulis dalam bahasa Inggris. --> klo gak, bakal susah sendiri waktu nulis thesis.
9. Menyelesaikan 10 buku. (baca maksudnya)
10. Menulis artikel ke media.
11. Nambah kemampuan badminton.

Evaluasi :

1. Alhamdulillah tercapai. Sekarang saya sudah mengantongi gelar bachelor of Engineering alias S.T (Sarjana Teknik, Sok tahu, huehue). Terima kasih kepada Monbukagakuso (Kementrian Pendidikan Jepang) yang sudah membiayai seluruh biaya kuliah dan life stipend selama 6 tahun.

2. Novel? Belum tercapaaaaiiii~~ InsyaAllah ditargetkan bulan September selesai. Baru 15% jadi. (deuh!)

3. Boro-boro satu juz. satu surat aja kok susah banget masuk di kepala yah? begitu nambah ayat, yg sebelumnya lupa lagi :(
---> Perbaiki teknik menghafal!

4. Alhamdulillah dikit-dikit lama-lama menjadi bukit. catatan : TIDAK berencana pake pesta besar2an di gedung
5. Belum juga. Ternyata lebih kompleks dari perkiraan. Rintangan harus dibereskan dulu nih!
6. Alhamdulillah tinggal sedikit lagi. Gambarimasu!!
7. Alhamdulllah aplikasi ke Jerman diterima. Sekarang sedang memperisapkan visa. Bismillah!!
8. Well, mulai terbiasa biarpun masih aja belepotan kalau ngomong. Huehue.
9. Hmm... baru baca 3 buku. Kurang 7 lagiiii~~

10. Errr... yang diikutkan lomba blog UII tuh boleh diitung gak yah? kalu tidak, belum ada satu pun tulisan yang dipublish di media umum :-((

11. Yosha~~ . nambah atau enggaknya susah dievaluasi, tapi teteup istiqomah latihan seminggu sekali.




Informasi tambahan :
1. Biarpun sama-sama musim panas, siang di Jerman jauh lebih panjang dibandingkan Jepang. sekarang saja waktu masuk magbrib selisihnya lebih dari dua jam!! Gyaaa~~

2. Saya baru ingat kalau dalam obrolan masa SD saya dengan almarhum Ayahanda beliau menyarankan untuk kuliah di Jerman atau Jepang. Eh, gak tahunya saya benar-benar bisa kuliah di Jepang dan insyaallah akan menimba ilmu dan pengalaman di Jerman. Pelajaran buat memberikan impian jangka menegah buat anak-anak saya nanti ^_^

Tapi waktu itu saya lebih tertarik ke canada gara-gara gantungan kunci berbentuk Maple dan sekelumit cerita tentang vancouver. Dannn waktu SMA ayah seorang sahabat saya menawarkan pilihan untuk kuliah ke canada. Wow, what a coincidence! Kenapa waktu itu gak saya tindaklanjuti yah.... lupa. Errr... mungkin gara-gara kemampuan bahasa Inggris saya begitu buruk dan tidak ada biaya buat ambil TOEFL.


3. Mungkin saya harus menambah target baru : Mengunjungi lebih banyak negara daripada almarum Ayahanda. tapi saya tidak tahu negara mana saja yang sudah beliau kunjungi. Duluu saya mengumpulkan perangko yang dikirim ayah dari negera2 yang dikunjunginya. sekarang albumnya entah dimana :-( . Setiap kali kapal ayahnada mendarat di Indonesia maka kami akan berbondng-bondong diajak naik, menikmati masakan ala barat, dll. Thanks for those great experiences, Dad.





2 comments:

Erma Suwastika said...

Sekarang sedang S2 di Jerman?
Di universitas mana?
Jurusan apa?
Ngiriiiiiiiiii...
T_T

sunuhadi said...

Bukan. Ambil S2 masih di jepang kok. ke Jerman dalam rangka ingin memperdalam soal renewable energy doang :-D Ceritanya lagi mengumpulkan data soal Photovoltaic technology. Begitu
Alhamdulillah ada dana dari kampus, jadi bisa pergi gratisan. ^_^